Sejarah

Tampilkan postingan dengan label Sport - Liga Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport - Liga Italia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Januari 2011

Sampdoria Singkirkan Udinese Melalui Adu Penalti

Coppa Italia




GENOA, KOMPAS.com — Sampdoria berhasil melangkah ke perempat final Piala Italia seusai menyingkirkan Udinese melalui babak adu penalti (5-4), Rabu (19/1/2011). Di babak delapan besar nanti, Sampdoria akan menantang pemenang laga AC Milan melawan Bari yang berlangsung Kamis (20/1/2011).

Pertandingan antara Sampdoria dan Udinese berjalan keras dan menegangkan. Pasalnya, wasit Domenico Celi harus mengeluarkan tiga kartu kuning dan satu kartu merah. Saking ketatnya, kedua tim masih bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

Sampdoria unggul lebih dulu melalui aksi striker barunya, Federico Macheda, di menit ke-32. Menerima umpan terobosan Giampaolo Pazzini, Macheda menggocek Andrea Coda sebelum akhirnya mengirim tembakan keras yang merobek jala Emanuele Belardi.

Udinese langsung bangkit. Antonio Di Natale dan kawan-kawan menyerang tuan rumah habis-habisan. Usaha ini tak sia-sia karena Mauricio Isla sanggup menyamakan kedudukan di menit ke-90. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke masa perpanjangan waktu.

Menangi Derbi, Roma ke Perempat Final

Copa Italia



ROMA, KOMPAS.com — AS Roma sukses memenangkan Derby della Capitale dengan skor 2-1 atas Lazio pada babak 16 besar Piala Italia, Rabu (19/1/2011). Kemenangan ini mengantar "I Giallorossi" ke babak perempat final.

Seperti biasa, Derby della Capitale langsung berjalan dengan tempo tinggi. Lazio bermain lebih dominan di babak pertama. Ancaman pertama mereka datang melalui tembakan striker Libor Kozak dari jarak dekat. Untung bagi Roma, kiper Julio Sergio bereaksi dengan cepat untuk menepisnya.



Memasuki babak kedua, Pelatih Roma, Claudio Ranieri, memasukkan Mirko Vucinic dan Jeremy Menez secara sekaligus. Perubahan ini langsung terasa karena permainan Roma menjadi lebih hidup. Hasilnya, "I Giallorossi" sukses membuka keran gol melalui penalti Marco Borriello di menit ke-53. Wasit menunjuk titik putih setelah Stephan Lichtsteiner menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Kebahagiaan Roma tak bertahan lama. Selang lima menit kemudian, giliran Lazio yang mendapat penalti. Penalti diberikan setelah Juan melanggar Mauro Zarate di area penalti. Hernanes yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Julio Sergio dengan mudah.

Gol penentu kemenangan Roma akhirnya lahir lewat aksi gelandang, Fabio Henrique Simplicio, di menit ke-72. Gol ini berawal dari pergerakan lincah Menez di sektor sayap. Pemain Perancis itu kemudian melepas umpan matang yang langsung dihajar Simplicio dengan keras ke gawang Tommaso Berni, 2-1 untuk Roma. Kedudukan ini bertahan hingga laga usai.  

Eto'o Tak Mau Pensiun di Inter

Rabu, 19 Januari 2011 | 04:23 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Penyerang Inter Milan, Samuel Eto'o, mengaku berharap bisa melatih klub itu seusai gantung sepatu. Meski begitu, menurutnya, pada musim terakhir sebelum pensiun, ia ingin kembali membela Mallorca.

Mallorca adalah klub Eropa kedua yang dibela Eto'o setelah Real Madrid, yaitu pada periode 2000-2004. Selama periode itu, Eto'o bermain sebanyak 133 kali dan mencetak 54 gol. Bandingkan itu dengan rekor tiga kali main dan dipinjamkan ke tiga klub berbeda selama menjadi milik Madrid pada 1997-2000.


Awalnya, Eto'o juga membela Mallorca sebagai pemain pinjaman. Ia kemudian direkrut permanen sampai kemudian dilepas ke Barcelona pada 2004. Setelah lima musim di Camp Nou, ia bergabung dengan Inter Milan.

Selama bersama Mallorca, Eto'o hanya meraih gelar Copa del Rey 2003. Bahwa kemudian ia mengecap dua gelar Liga Champions, tiga gelar Liga BBVA, dan satu gelar Serie-A ketika di Barcelona dan Inter, menurutnya, itu berkaitan erat dengan perjalanan kariernya di Mallorca.

"Pada tahun terakhir karierku, aku akan ke Mallorca. Mallorca adalah tim yang memberiku kesempatan untuk tumbuh. Dalam dunia sepak bola, Mallorca memberiku kesempatan untuk berkembang dan menjadi pria. Ini adalah sesuatu yang tak ternilai harganya," ujar Eto'o.

"Itulah sebabnya, aku berharap senyum terakhirku di lapangan sepak bola akan bersama Mallorca. Lalu, aku akan kembali ke sini untuk melatih Inter," tambahnya. (IC)

Buffon "Comeback", Juve Gebuk Catania


TURIN, KOMPAS.com — Comeback Gianluigi Buffon ke lapangan berlangsung dengan indah. Ia ikut mengantar Juventus memukul tamunya, Catania, 2-0, pada babak 16 besar Coppa Italia, Kamis atau Jumat (14/1/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan Juve ke babak perempat final.
Ini adalah pertama kalinya Buffon bermain sejak mengalami cedera di Piala Dunia lalu. Penampilannya cukup memuaskan karena ia sanggup menjaga gawangnya tetap steril.


Juve sempat mendapat musibah di menit ke-18 ketika Luca Toni mengalami cedera. Meski terpukul, Juve tak menyerah. "I Bianconeri" terus menggempur Catania dan usaha mereka terbayar lewat gol Milos Krasic di menit ke-35.

Menerima umpan dari Del Piero, Krasic melepaskan tembakan voli yang tak mampu dihentikan oleh kiper Andrea Campagnolo, 1-0 untuk Juve. Kedudukan ini bertahan hingga istirahat.

Seusai jeda, tuan rumah tak menurunkan tekanan mereka. Alhasil, gol kedua pun datang berkat penyelesaian akurat Simone Pepe. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Pepe dengan cerdik melepaskan tembakan kaki kiri yang merobek jala Catania, 2-0 untuk Juve.

Catania mencoba bangkit di sisa waktu. Mereka memasukkan Simone Pesce dan Alejandro Gómez guna menambah daya gedor. Sayangnya, semua peluang mereka mentah di tangan Buffon.

Susunan Pemain
Juventus:
 Gianluigi Buffon; Fabio Grosso (Zdenek Grygera 46), Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Frederic Sorensen; Milos Krasic, Felipe Melo, Claudio Marchisio, Luca Toni (Alberto Aquilani 18), Simone Pepe, Del Piero

Catania:
 Andrea Campagnolo; Giovanni Marchese, Nicolas Spolli, Matias Agustin Silvestre, Augustyn Blazej, Gennaro Delvecchio, Adrian Ricchiuti, Raphael Martinho (Simone Pesce 76), Fabio Sciacca; Giuseppe Mascara (Alejandro Gómez 74), Mirco Antenucci